SFA ( Sales Force Automation ) Konsep

Sales Force Automation , kita sering mendengar kata sales disini yang artinya adalah menjual, berdagang, menawarkan, dan ada satu lagi yang mungkin terlupakan adalah mencari . Apa disini arti kata mencari pada tajuk Sales Force Automation Konsep?

Perusahaan menekankan kepada setiap stackholder nya adalah profit oriented. Siapa sebenarnya para pelaku di dalamnya, Apakah kesuksesan Perusahaan di lihat dari siapa BOSS besar di dalamnya

Saya rasa bukan, tapi bagaimana Sistem yang menggawangi penjualan lah yang berperan besar.

Bagaimana mungkin produk sebuah Perusahaan laris manis di pasar jika semua hanya berdiam saja, kita akan coba ilustrasikan model penjualan jaman now ini.

Modul Modul SFA

  1. Lead Management
  2. Potential Management/Opportunity Management
  3. Account dan Contact Management
  4. Activity Management
  5. Quotation Management

Lead Management
Modul Lead Management adalah modul untuk menampung dan mengelola informasi setiap leads atau prospek baru, baik yang didapatkan oleh perusahaan (misalnya melalui marketing campaign atau beli database) ataupun yang dicari sendiri oleh si salesperson.

Dalam Lead Management di beberapa aplikasi Sales Force Automation juga terdapat fitur-fitur seperti Lead Routing dan juga Lead Scoring. Pembahasan kedua fitur ini akan saya posting di kesempatan mendatang.

Potential Management/ Opportunity Management
Dari leads yang didapatkan, tentu tidak semua tertarik dengan produk atau jasa Anda. Nah, bagi leads yang menunjukkan interest atau kebutuhan akan produk Anda, sehingga menciptakan sebuah potential atau opportunity dalam sales.

Kebutuhan atau opportunity ini tentunya perlu dicatat ke dalam sistem, supaya dapat te-record dengan baik, misalnya adalah produk apa yang dibutuhkan oleh prospek, berapa nilai produk tersebut, peluang closing berapa besar, kompetitor siapa saja yang terlibat, hingga jumlah cost yang dikeluarkan dalam mengelola opportunity tersebut.

Account & Contact Management
Leads yang telah menunjukkan interest atau kebutuhan yang jelas akan produk kita, maka statusnya akan diubah (convert) dari leads menjadi Account dan Contact. Account adalah modul untuk mengisi informasi perusahaannya atau institusi, sedangkan Contact adalah untuk mengisi informasi individunya.

Activity Management
Modul Activity Management merupakan modul untuk mengatur aktifitas sehari-hari sales force, misalnya adalah leads mana yang harus di-follow up, apakah ada presentasi atau tidak, quotation apa yang mesti dibuat, dan sebagainya. Modul ini biasanya telah dilengkapi juga dengan reminder atau notifikasi, memastikan si salesperson ingat akan tugas-tugasnya.

Quotation Management
Dari setiap potential atau opportunity yang tercipta, biasanya akan dilanjutkan ke proses permintaan proposal atau penawaran. Biasanya, dalam sebuah sistem SFA, dari modul Opportunity Management bisa langsung klik sebuah tombol untuk meng-create quotation sesuai dengan produk yang diinginkan oleh prospek tersebut.

Sumber : https://docuri.com/download/hampir-setiap-software-crm-memiliki-modul-yang-bernama-sales-force-automation_59a8d89cf581719e12ae53d0_pdf

sfakonsep
sfakonsep

Dari Modul di atas kita bisa tarik kesimpulan bahwa, pencatatan terhadap potensial lead(prospek baru) sangatlah penting. Bagi mereka sang salesman , memiliki sistem seperti ini adalah keharusan.

Sekarang sudah merebak banyak aplikasi CRM (Customer Relationship Management) di Playsote ataupun Appstore. Hanya apakah aplikasi tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan perusahaan anda, mulailah merangkumkan semua kebutuhan perusahaan anda terutama bagi anda pimpinan perusahaan, bahwa potensial lead haruslah mendapat perhatian lebih. Merawat Customers adalah asset berharga bagi perusahaan kelak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.